Apa Sih yang Dimaksud Dengan Toxic? Inilah Ciri-ciri dan Cara Menghadapinya!

Mungkin Teman Kreativ seringkali mendengar kata toxic dalam beragam kalimat sehari-hari. Toxic adalah salah satu istilah yang biasanya digunakan untuk menggambarkan seseorang atau situasi yang kurang baik. Kata toxic umumnya dipakai dalam kalimat-kalimat seperti “hati-hati, dia orangnya toxic” atau “ternyata lingkungan kerja aku saat ini sangat toxic, jadi mau resign.” Teman Kreativ pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah yang satu ini.

Secara umum, istilah “toxic” digunakan untuk mendeskripsikan hal-hal lain yang berbahaya atau merusak. Jika diterjemahkan, arti dari toxic adalah beracun. Namun, istilah ini juga dapat diartikan dengan makna yang berbeda. Secara bahasa, toxic adalah sesuatu yang menyebabkan banyak kerugian dan ketidakbahagiaan dalam jangka waktu yang lama. Istilah ini bisa digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang, hubungan relasi serta situasi tertentu. Dikutip dari Psych Central, dalam perilaku manusia, “toxic” menggambarkan seseorang yang menimbulkan penderitaan pada orang lain melalui kata-kata dan tindakan negatif. Istilah toxic juga biasanya digunakan untuk menggambarkan situasi maupun lingkungan tertentu, seperti lingkungan pekerjaan, pertemanan, dan lainnya. Dalam berbagai situasi, “toxic” merujuk pada sesuatu yang dapat memengaruhi kesejahteraan mental dan emosional kita, hingga menyebabkan kelelahan dan stres yang berlebih.

Ciri-ciri Situasi Toxic

Jika Teman Kreativ merasa terus-menerus dibuat bingung dengan perilaku seseorang atau merasa lebih mudah marah, atau penuh dengan kecemasan saat menghadapi orang tersebut, tandanya kamu sedang menghadapi seseorang yang toxic. Dirangkum dari WebMD, ciri-ciri dari seseorang memiliki sifat toxic adalah:

  1. tidak konsisten

  2. selalu membutuhkan perhatian lebih

  3. selalu ada drama

  4. tidak menghargai batasanmu

  5. manipulatif

Kondisi toxic di tempat kerja juga memiliki ciri-ciri yang bisa dikenali untuk diwaspadai. Sebab, lingkungan kerja yang toxic sering kali menyebabkan tingkat stres yang tinggi. Contohnya, jika manajemen tidak memberikan dukungan terhadap kebutuhan dan kontribusi karyawan. Disadur dari The Muse, tanda-tanda lainnya dari lingkungan kerja yang toxic yaitu:

  1. tidak ada batasan

  2. tidak ada kepercayaan dalam tim

  3. tekanan kerja yang berlebihan

  4. manajemen yang tidak mendukung

  5. merasa kehilangan motivasi

Cara Menghadapi Situasi Toxic

Situasi toxic merupakan salah satu situasi yang tidak bisa dihindari, namun bisa ditangani.  Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar kamu tidak terdampak dari situasi yang merugikan ini. Dirangkum dari Indeed dan Healthline, beberapa cara menangani situasi toxic adalah:

  1. Temukan support system

Jika kamu berada di lingkungan bekerja yang toxic ataupun lingkungan pertemanan dan lainnya, miliki support system dari lingkungan sekitar. Dengan adanya support system, kamu akan memiliki teman yang dapat memberikan dukungan positif dan perspektif yang berbeda, apapun situasinya. Berceritalah dengan teman, keluarga, atau rekan kerja yang dapat dipercaya.


  1. Berani katakan tidak

Kamu merasa kesulitan untuk mengatakan kata “tidak” atau menolak ajakan seseorang? Jangan khawatir, kamu tidak sendiri. Kondisi ini banyak dirasakan oleh orang-orang. Walaupun sulit, keberanian untuk mengatakan “tidak” ini penting untuk kamu miliki dalam menghadapi situasi toxic. Dengan ini, kamu dapat menetapkan boundaries serta tidak ragu untuk menolak situasi atau permintaan yang dapat merugikanmu.


  1. Prioritaskan dirimu sendiri

Menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan dirimu adalah prioritas yang paling utama. Dikutip dari Healthline, sebuah hubungan yang sehat melibatkan proses memberi dan menerima. Jika kamu berada dalam situasi yang terus menerus memberikan bantuan, waktu, serta perhatian tanpa timbal balik yang serupa, pertimbangkan untuk memikirkan ulang situasi ini. Dengan ini kamu dapat melindungi dirimu dari dampak negatif yang bisa timbul dari situasi toxic. Jangan sampai situasi toxic ini mengganggu kesehatan mental serta produktivitas harian.


  1. Dapatkan bantuan profesional

Jika situasi yang kamu hadapi melibatkan hubungan interpersonal yang sulit atau kondisi yang merugikan di tempat kerja, mencari bantuan dari psikolog dapat membantumu. Psikolog dapat membantumu mengatasi situasi sulit seperti toxic dan dapat menawarkan dukungan penuh secara emosional dan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

 

  1. Tinggalkan situasi toxic

Terutama dalam lingkungan bekerja, jika kondisi toksik ini sangat mengganggu kesehatanmu secara mental dan fisik, kamu memiliki opsi untuk meninggalkan situasi ini dengan mengajukan resign. Dengan ini kamu dapat keluar dari situasi yang kurang baik dan hidup dengan lebih sehat dan bahagia. Namun, sebelumnya pastikan kamu telah memiliki kesempatan lain dan memikirkan keputusan ini secara matang.


Nah, itu dia serba-serbi dari istilah toxic yang perlu kamu ketahui. Tidak hanya contoh-contoh di atas, toxic sendiri juga memiliki kaitannya dengan produktivitas kerja harian, lho. Sebab, menjadi produktif secara berlebihan dapat memicu timbulnya toxic productivity.



OTHER STORIES